@arnoZUkasuka.com


Zukasuka

Zukasuka
@arno_fxcomunity

Sabtu, 11 Desember 2010

kontes robot



Minggu, 21 November 2010

Indonesia Memenangi Olimpiade Robot se-Dunia 2010 di Filipina !!


Indonesia meraih kemenangan gemilang dengan menempati posisi juara pertama dan berhak meraih medali emas untuk kategori Robot Soccer pada World Robotic Olympiad (WRO) yang berlangsung di SMX Convention Center Hall, Manila, Filipina.

Keterangan yang diperoleh dari Mikrobot Experience Center di Jakarta, Rabu (17/11), menyebutkan, Indonesia mengirim 11 tim dalam kompetisi robot itu. Tim terdiri atas siswa SD, SMP, SMA dan tim Robot Soccer. “Dari 11 tim yang kita kirim, tim Robot Soccer yang berhasil meraih juara,” kata Paula dari Mikrobot Experience Center.

World Robotic Olympiad yang diselenggarakan pada 6 November 2010 adalah kegiatan internasional yang diselenggarakan setiap tahun. Pelombaan ini dibuka untuk siswa SD hingga mahasiswa perguruan tinggi. Kegiatan ini merupakan puncak acara kompetisi tingkat nasional yang sudah diikuti sebelumnya oleh seluruh peserta dari masing-masing negara.

WRO tahun ini diikuti 700 peserta dari 22 negara, sedangkan Indonesia mengirim 38 peserta yang terbagi dalam 11 tim untuk mengikuti Regular Categori dan Robot Soccer Categori. Peserta WRO yang mewakili Indonesia adalah pemenang dan sebagian peserta yang ikut kegiatan Indonesia Robotic Olympiad 2010 yang diselenggarakan di Gedung BPPT Jakarta pada 14 Agustus 2010.

Tahun ini merupakan ke-7 diselenggarakan WRO. Pada katagori Robot Soccer, tim Indonesia harus bersaing dengan 20 tim dari negara lain dan bisa meraih juara pertama. Sebelumnya, pada WRO 2009, Indonesia meraih juara 2, 3 dan 5.

WRO pada 2011 diselenggarakan di Abu Dhabi. Tim Indonesia bertekad kembali meraih prestasi. Sejumlah prestasi telah diraih Indonesia dalam berbagai kompetisi rombot internasional. Tim Robot Universitas Komputer Indonesia (Unikom) berhasil mempertahankan gelar sebagai jawara di RoboGames. Robot DU 114 berhasil menggondol emas untuk kategori open fire fighting autonomous robot.

RoboGames 2010 digelar di San Mateo County Event Center, Amerika Serikat, pada 24-25 April 2010 Tim Robot Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) Institut Teknologi Sepuluh November juga mengikuti kontes robot internasional ABU Asia Pacific Robot Contest 2010 pada 20-21 September 2010 di Kairo, Mesir. Tim robot ini pernah menjadi juara pertama di Fukushima, Jepang pada tahun 2000.

indonesia bisa

Siswa Indonesia Sabet 3 Emas di Olimpiade Sains Internasional, Nigeria

The 7th International Junior Science Olympiad (IJSO) olimpiade sains junior tingkat internasional baru saja selesai dihelt di Abuja, Nigeria. Peserta dari Indonesia berhasil memperoleh 3 emas, 4 perak, dan 1 perunggu di ajang bergengsi tersebut.
Dalam rilis yang diterima, kompetisi sains tersebut seluruhnya diikuti oleh 35 negara dari benua ASIA, Afrika, Eropa, dan Amerika Latin. Acara berlangsung dari tanggal 2 hingga 10 Desember yang lalu.
“IJSO merupakan kegiatan olimpiade sains junior tahunan untuk perorangan dan tim/kelompok dengan batasan umur dibawah 15 tahun pada tanggal 31 Desember dalam tahun dilaksanakannya perlombaan,” tulis Catur Hadianto, Pelaksana Fungsi Penerangan KBRI Abuja.
Dikatakannya, IJSO bertujuan untuk meningkatkan minat generasi muda dalam mengembangkan sains dan murni untuk pendidikan. Indonesia merupakan pemrakarsa berdirinya olimpiade sains junior ini. IJSO pertama di Jakarta pada Desember 2004.
“Dalam kesempatan IJSO ke-7 di Nigeria kali ini, Indonesia mengirimkan 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 siswa didampingi oleh para tim leader-nya,” imbuh Catur.
Acara ditutup oleh Menteri Federation Capital Territory (FCT) Nigeria yang diwakili Deputy Minister of FCT Nigeria. Duta Besar RI untuk Nigeria Bapak Sudirman Haseng turut hadir dan menyaksikan pengalungan medali kepada para pemenang lomba.

rencana tranportasi di indonesia

Mega Proyek Angkutan Massal Kereta Api Supercepat

SEBUAH mega proyek pengembangan kereta api supercepat dengan rute Jakarta-Bandung-Cirebon, kini tengah digagas. Sedikitnya 15 perusahaan yang tergabung dalam konsorsium akan bertindak sebagai investor.Semula rencana proyek kereta apl supercepat itu disampaikan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Los Angeles. Amerika Serikat (AS).
Konjen RI diwakili Konsul Ekonomi Edi Suharto dan Pejabat Promosi Investasi Los Angeles. Heldy S Putera, ikut menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan dari konsorsium perusahaan di AS untuk proyek Hydrogen Hl Speed Rail Super-Highway (H2RSH), 4 Januari lalu.
Nota kesepakatan itu akan menjadi awal proyek pembangunan kereta supercepat dan ramah lingkungan rute Jakarta-Bandung-Cirebon sepanjang 357 kilometer se-nilal 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,5 triliun. Penandatanganan ini merupakan lanjutan dari penandatanganan awal yang dilakukan sebelumnya oleh beberapa konsorsium di Kuala Lumpur, Malaysia pada 1 Desember 2009.
Acara yang difasilitasi CAEDZ (The Eco Synesis Group) tersebut dihadiri 20 pengusaha dari perusahaan yang tergabung dalam konsorsium.Ke-15 perusahaan yang tergabung dalam konsorsium itu terdiri atas Aon Risk Service Inc, Aqua-PhyD Inc. Aru-na Solutions, Asian Energy Limited. Tricap Group. Copernicus International. eCom-pass Group, Fidelity National Financial, Global Green Management, McGladry fiPullen, Modular Integrated Technologies. Obermeyer Planen+ Beraten, Pembinaan Aktif Gemilang. The Interstate Traveller Company, dan Tum Geo-technical Research.
Menurut Marjorie Hoeh, Director for Investment, Finance and Business Development CAEDZ, proyek tersebut merupakan salah satu proyek dari sejumlah proyek Pembangunan Koridor Ekonomi Jawa Barat yang mencakup wilayah Banten, Sumedang. Majalengka, dan Cirebon atau seluas 7.200 Km2 atau kurang lebih seluas Lembah Silikon di California (6.539 Km2).
Kereta canggih itu direncanakan mampu melaju pada kecepatan 400 Km/jam sehingga rute Jakarta-Bandung-Cirebon yang membutuhkan waktu lima Jam dapat ditempuh hanya dalam waktu satu jam.Keseluruhan proyek yang bernilai 500 miliar dolar AS tersebut akan termasuk rencana pembuatan Bandara internasional di Kertajati, Majalengka, dan pembangunan serta pengembangan pelabuhan laut internasional di Cirebon.
Mengenai kerangka waktu proyek H2RSH, studi kelayakan dimulai pada 11 Januari 2010 selama 90 hari. Setelah dimungkinkan, proyek akan mulai dikerjakan dan dalam waktu kurang lebih dua tahun kereta supercepat tersebut akan beroperasi.
Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Jawa Barat. Iwa Karniwa, membenarkan adanya rencana Investasi tersebut.Menurut dia, ketertarikan pihak luar berinvestasi senilai 3 miliar dolar AS dalam proyek itu menjadi hal positif. Jika mega proyek tersebut bisa terlaksana tentu akan memberikan manfaat bagi banyak pihak sebagai transportasi massal canggih yang ramah lingkungan.
"Pemprov Jawa Barat akan proaktif bersama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Banten untuk mengkaji masalah ini. Secara informal, kita sudah saling koordinasi dengan mereka. Tapi, untuk formalnya aHan dilakukan segera." kata {wa.
Rute yang akan dilewati proyek kereta ipi supercepat adalah Cireboji-Bandara internasional di Kertajati Ma-jalengka-Bandung-Jakarta-Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten. "Karena itu, DKI dan Banten meminta dilibatkan dalam mega proyek ini. Karena ada rute yang melewati daerah mereka," ungkapnya. Terobosan
Pengamat kereta api dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Taufik Hidayat mengatakan, rencana proyek ini merupakan terobosan memajukan perkeretaapian Indonesia sehingga harus didukung pemerintah."Pemerintah perlu memberikan kemudahan terhadap Investor yang akan melakukan investasi di Indonesia. Kita sudah lama menanti ada investor yang mau masuk ke sektor ini. Karena itu, pula pemerintah perlu mendu-
kungnya agar terwujud," katanya.
Senada dengan Taufik, pakar transportasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Kusbiantoro menyambut positif rencana pembangunan kereta apl supercepat.Keterlibatan swasta membangun alat transportasi jangan sampai setengah hati. Sebab, yang selama ini terjadi di Indonesia pekerjaannya tidak pernah tuntas. Sementara Kementerian Perhubungan mendukung rencana pembangunan kereta api supercepat Jakarta-Bandung-Cirebon, karena dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah mendorong investasi swasta di sektor perkeretaapian.
Dirjen Perkeretaapian Ke-menhub Tunjung Inderawan mengatakan dukungan itu, antara lain memfasilitasi pelaksanaan studi kelayakan dan detail engineering desain (DED), termasuk perizinan proyek tersebut."Rencana itu sejalan dengan kebijakan pemerintah saat ini untuk lebih meningkatkan investasi swasta di bidang infrastruktur, khususnya perkeretaapian," katanya.
Tunjung mengaku belum mengetahui secara lengkap rencana konsorsium asing membiayai proyek Hydrogen Hi-Speed Ral Super Highway Concession (H2RSH) tersebut. "Saya baru tahu dari berita di internet," ujarnya.Dia juga belum dapat memastikan apakah proyek KA berbahan hidrogen itu masuk dalam rencana induk perkeretaapian nasional. "Saat ini master plan sedang disusun. Belum pasti apakah proyek itu bisa masuk atau tidak." katanya.
Kepmenhub sebenarnya sudah mempunyai rencana membangun KA supercepat Jakarta-Surabaya dan KA Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang sebagian Hntasannya sama dengan lintasan KA supercepat Jakarta-Bandung-Cirebon.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Singapura Iwan Dermawan Hanafi, mengatakan minat investasi itu tercetus di Singapura pada pertengahan 2009. kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepakatan di Kuala Lumpur."Proyek ini membutuhkan political will yang kuat dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Kalau pembebasan lahannya lancar, proyek ini bisa selesai dalam dua tahun," katanya.(y)
Entitas terkaitAcara | Bandara | Banten | CAEDZ | California | Cirebon | Copernicus | Director | DKI | Finance | Gladry | Han | Hatta | Highway | Hntasannya | Hydrogen | Indonesia | Industri | Investasi | Investor | Iwa | Jawa | KA | Kepmenhub | Kereta | Kertajati | Keseluruhan | Keterlibatan | Konjen | Kuala | Kusbiantoro | Los | Malaysia | Mengenai | Nota | Obermeyer | Pemerintah | Penandatanganan | Pengamat | Proyek | Rencana | Rute | Sedikitnya | Semula | Senada | Singapura | Surabaya | Terobosan | Tricap | Tum | Tunjung | Amerika Serikat | Asian Energy | Bandara Internasional | Business Development | Dirjen Perkeretaapian | Fidelity National | Global Green | Heldy S | Konjen RI | Lembah Silikon | Menurut Marjorie | Modular Integrated | Pembinaan Aktif | Taufik Hidayat | Tunjung Inderawan | Aon Risk Service | Institut Teknologi Bandung | KA Bandara Internasional | Ketua Kamar Dagang | Pemprov DKI Jakarta | Pemprov Jawa Barat | Penanaman Modal Daerah | Sementara Kementerian Perhubungan | The Eco Synesis | The Interstate Traveller | Hydrogen Hl Speed Rail | Kepala Badan Koordinasi Promosi | Konsul Ekonomi Edi Suharto | Konsulat Jenderal Republik Indonesia | Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia | Pejabat Promosi Investasi Los | Indonesia Komite Singapura Iwan Dermawan | Pembangunan Koridor Ekonomi Jawa Barat | Speed Ral Super Highway Concession | Mega Proyek Angkutan Massal Kereta Api Supercepat |
Ringkasan Artikel Ini
Menurut Marjorie Hoeh, Director for Investment, Finance and Business Development CAEDZ, proyek tersebut merupakan salah satu proyek dari sejumlah proyek Pembangunan Koridor Ekonomi Jawa Barat yang mencakup wilayah Banten, Sumedang. Kereta canggih itu direncanakan mampu melaju pada kecepatan 400 Km/jam sehingga rute Jakarta-Bandung-Cirebon yang membutuhkan waktu lima Jam dapat ditempuh hanya dalam waktu satu jam.Keseluruhan proyek yang bernilai 500 miliar dolar AS tersebut akan termasuk rencana pembuatan Bandara internasional di Kertajati, Majalengka, dan pembangunan serta pengembangan pelabuhan laut internasional di Cirebon. Terobosan Pengamat kereta api dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Taufik Hidayat mengatakan, rencana proyek ini merupakan terobosan memajukan perkeretaapian Indonesia sehingga harus didukung pemerintah."Pemerintah perlu memberikan kemudahan terhadap Investor yang akan melakukan investasi di Indonesia. Dirjen Perkeretaapian Ke-menhub Tunjung Inderawan mengatakan dukungan itu, antara lain memfasilitasi pelaksanaan studi kelayakan dan detail engineering desain (DED), termasuk perizinan proyek tersebut."Rencana itu sejalan dengan kebijakan pemerintah saat ini untuk lebih meningkatkan investasi swasta di bidang infrastruktur, khususnya perkeretaapian," katanya.

TOP 5 BIRDs of INDONESIA

5 Burung Unik Khas Indonesia

1. Resplendent Quetzal
burung ini ditemukan di Meksiko dan wilayah Panama barat. burung ini panjangnya hanya belasan inci dan ditambah 25 inci untuk ekor pada burung laki- laki. Mereka mempunyai berat sekitar tujuh ons. Mereka memiliki kepala berbentuk bulat dan berbagai macam warna.

2. Helmeted Hornbill
Burung ini ditemukan di Semenanjung Malaya, Kalimantan, dan wilayah Sumatera. Bulu-bulu burung ini sebagian besar warna hitam. sebagian bulu burung ini ada yang berwarna putih dan terletak di perut dan ekor burung. umumnya memiliki kepala yang keriput dan leher berwarna merah pada laki-laki dan biru pada perempuan. Berat badan mereka sebagian besar di bagian kepala.

3. Hoopoe
Burung ini dapat ditemukan di Afro-Eurasia. Burung ini ringan, beratnya 1,6-3,1 ons., lebar sayap adalah lebar dan bulat, mirip sayap kupu-kupu



4. Hoatzin
Ditemukan terutama di seluruh rawa-rawa hutan hujan Amazon dan Orinoco Delta Amerika Selatan, burung ini berbulu wajah biru, dan bulu mata berwarna, mahkota kepalanya runcing. Burung-burung ini memiliki leher panjang dengan kepala yang sangat kecil. julukan mereka "stinkbird."



5. Sri Lanka Frogmouth
Hidup di Southwest India dan Sri Lanka, burung-burung ini adalah makhluk malam hari. Ini tinggal di sebuah hutan tropis yang lebat. Warna bulu tergantung pada apakah pria atau wanita. Betina tampak kemerahan dengan bintik-bintik putih ringan tersebar di seluruh tubuh. Laki-laki berwarna abu-abu dan memerciki padat titik putih


Burung-burung ini hanya beberapa burung aneh di alam liar. Namun, ada banyak lagi di luar sana dan jika Anda adalah seorang pengamat burung Anda mungkin dapat beberapa titik dalam perjalanan untuk bekerja. Ada beberapa burung yang dianggap aneh karena wajah mereka atau karena cara mereka berbulu di seluruh tubuh mereka, tetapi beberapa burung dianggap aneh karena warna mereka, yang bagi sebagian pengamat burung dapat lebih indah dan aneh.

FAUNA KHAS INDONESIA

Fauna Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Harimau Sumatra, subspesies harimau terkecil yang hanya ada di Indonesia
Fauna Indonesia memiliki keanekaragaman yang tinggi karena wilayahnya yang luas dan berbentuk kepulauan tropis[1]. Keanekaragaman yang tinggi ini disebabkan oleh Garis Wallace, membagi Indonesia menjadi dua area; zona zoogeografi Asia, yang dipengaruhi oleh fauna Asia, dan zona zoogeografi Australasia, dipengaruhi oleh fauna Australia[2]. Pencampuran fauna di Indonesia juga dipengaruhi oleh ekosistem yang beragam diantaranya: pantai, bukit pasir, muara, hutan bakau, dan terumbu karang.
Masalah ekologi yang muncul di Indonesia adalah proses industrialisasi dan pertumbuhan populasi yang tinggi, yang menyebabkan prioritas pemeliharaan lingkungan menjadi terpinggirkan[3]. Keadaan ini menjadi semakin buruk akibat aktivitas pembalakan liar, yang menyebabkan berkurangnya area hutan; sedangkan masalah lain, termasuk tingginya urbanisasi, polusi udara, manajemen sampah dan sistem pengolahan limbah juga berperan dalam perusakan hutan.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Asal fauna Indonesia

Garis Wallace, membagi fauna Indonesia ke dua kategori
Asal mula fauna Indonesia sangat dipengaruhi oleh aspek geografi dan peristiwa geologi di benua Asia dan Australia[4]. Pada zaman purba, pulau Irian (New Guinea) tergabung dengan benua australia.

[sunting] Hughasiusilum

Nama dari benua Ausralia 12.000.000 tahun yang lalu untuk sebagai landasan benua Australia yang akan dibentuk dari batuan yang umurnya muda yaitu kurang dari 2 juta tahun.
Benua Australia membentuk superbenua yang dinamakan superbenua selatan Gondwana. Superbenua ini mulai terpecah 140 juta tahun yang lalu, dan daerah New Guinea (yang dikenal sebagai Sahul) bergerak menuju khatulistiwa. Akibatnya, hewan di New Guinea berpindah ke benua Australia dan demikian pula sebaliknya, menimbulkan berbagai macam spesies yang hidup di berbagai area hidup dalam ekosistem. Aktivitas ini terus berlanjut dua daerah ini benar-benar terpisah.
Di lain pihak, pengaruh benua Asia merupakan akibat dari reformasi superbenua Laurasia, yang timbul setelah pecahnya Rodinia sekitar 1 milyar tahun yang lalu. Sekitar 200 juta tahun yang lalu, superbenua Laurasia benar-benar terpisah, membentuk Laurentia (sekarang Amerika) dan Eurasia. Pada saat itu, sebagian wilayah Indonesia masih belum terpisah dari superbenua Eurasia. Akibatnya, hewan-hewan dari Eurasia dapat saling berpindah dalam wilayah kepulauan Indonesia, dan dalam ekosistem yang berbeda, terbentuklah spesies-spesies baru.
Pada abad ke-19, Alfred Russel Wallace mengusulkan ide tentang Garis Wallace, yang merupakan suatu garis imajiner yang membagi kepulauan Indonesia ke dalam dua daerah, daerah zoogeografis Asia dan daerah zoogeografis Australasia (Wallacea)[5]. Garis tersebut ditarik melalui kepulauan Melayu, diantara Kalimantan (Borneo) dan Sulawesi (Celebes); dan diantara Bali dan Lombok.[6] Walaupun jarak antara Bali dan Lombok relatif pendek, sekitar 35 kilometer, distribusi fauna di sini sangat dipengaruhi oleh garis ini. Sebagai contoh, sekelompok burung tidak akan mau menyeberang laut terbuka walaupun jaraknya pendek[6].

[sunting] Paparan Sunda

Gajah Kalimantan, subspesies Gajah Asia
Hewan-hewan di daerah paparan Sunda, yang meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan dan pulau-pulau kecil yang mengelilinginya, memiliki karakteristik yang menyerupai fauna di Asia. Selama zaman es, setelah Laurasia terpecah, daratan benua Asia terhubung dengan kepulauan Indonesia. Selain itu, kedalaman laut yang relatif dangkal memungkinkan hewan-hewan untuk bermigrasi ke paparan Sunda. Spesies-spesies besar seperti harimau, badak, orangutan, gajah, dan leopard ada di daerah ini, walaupun sebagian hewan ini sekarang dikategorikan terancum punah. Selat Makassar, laut antara Kalimantan dan Sulawesi, serta selat Lombok, antara Bali dan Lombok, yang menjadi pemisah dari Garis Wallace, menandakan akhir dari daerah paparan Sunda.

[sunting] Mamalia

Paparan Sunda memiliki spesies berjumlah total 381. Dari jumlah itu, 173 di antaranya merupakan spesies endemik daerah ini.[7] Sebagian besar dari spesies-spesies ini terancam keberadaannya. Dua spesies orangutan, Pongo pygmaeus (orangutan Kalimantan) dan Pongo abelii (orangutan Sumatra) termasuk dalam daftar merah IUCN. Mamalia terkenal lain, seperti kera berhidung panjang Kalimantan (Nasalis larvatus), badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis), dan Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) juga sangat terancam jumlah populasinya.

[sunting] Burung

Menurut Konservasi International, sebanyak 771 spesies unggas terdapat di paparan Sunda. Sebanyak 146 spesies merupakan endemik daerah ini. Pulau Jawa dan Bali memiliki paling sedikit 20 spesies endemik, termasuk Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) dan Cerek Jawa (Charadrius javanicus).
Berdasarkan data dari Burung Indonesia, jumlah jenis burung di Indonesia sebanyak 1598 jenis . Dengan ini membawa Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara yang memiliki jumlah jenis burung terbanyak se-Asia. Sejak tahun 2007, Burung Indonesia secara berkala memantau status keterancaman dari burung-burung terancam punah yang berada di Indonesia berdasarkan data dari BirdLife International. Tahun 2007-2009 terjadi penurunan status keterancaman burung secara berturut-turut mulai dari 119 jenis (2007), 118 jenis (2008), dan 117 jenis (2009).

[sunting] Reptil dan Amfibia

Sebanyak 449 spesies dari 125 genus reptil diperkirakan hidup di paparan Sunda. Sebanyak 249 spesies dan 24 genus di antaranya adalah endemik. Tiga famili reptil juga merupakan endemik di wilayah ini: Anomochilidae, Xenophidiidae and Lanthanotidae. Famili Lanthanotidae diwakili oleh earless monitor (Lanthanotus borneensis), kadal coklat Kalimantan yang sangat langka dan jarang ditemui. Sekitar 242 spesies amfibia dalam 41 genus hidup di daerah ini. Sebanyak 172 spesies, termasuk Caecilian dan enam genus adalah endemik.

[sunting] Ikan

Sebanyak hampir 200 spesies baru ditemukan di daerah ini dalam sepuluh tahun terakhir. Sekitar 1000 spesies ikan diketahui hidup di dalam sungai, danau, dan rawa-rawa di paparan Sunda. Kalimantan mempunyai sekitar 430 spesies, dan sekitar 164 di antaranya diduga endemik. Sumatra memiliki 270 spesies, sebanyak 42 di antaranya endemik.[8] Ikan arwana emas (Scleropages formosus) yang cukup terkenal merupakan contoh ikan di daerah ini.

[sunting] Wallacea

Wallacea merupakan daerah transisi biogeografis antara paparan Sunda ke arah barat, dan daerah Australasian ke arah timur. Daerah ini meliputi sekitar 338.494 km² area daratan, terbagi ke dalam banyak pulau kecil. Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan sebagian Nusa Tenggara merupakan bagian dari daerah ini. Karena faktor geografinya, daerah ini terdiri dari banyak jenis hewan endemik dan spesies fauna yang unik.

[sunting] Mamalia

Wallacea mempunyai sejumlah 223 spesies asli mamalia. Sebanyak 126 di antaranya merupakan endemik daerah ini. Sebanyak 124 spesies kelelawar bisa ditemukan di daerah ini. Sulawesi, sebagai pulau terbesar di daerah ini memiliki jumlah mamalia yang paling banyak. Sejumlah 136 spesies, 82 spesies dan seperempat genus di antaranya adalah endemik. Spesies yang luar biasa, seperti anoa (Bubalus depressicornis) dan babi rusa (Babyrousa babyrussa) hidup di pulau ini. Sedikitnya tujuh spesies kera (Macaca spp.) dan lima spesies tarsius (Tarsius spp.) juga merupakan hewan khas daerah ini.

[sunting] Burung

Lebih dari 700 jenis burung bisa ditemui di Wallacea, dan lebih dari setengahnya adalah endemik kawasan ini. Di antara 258 genus yang ada, ada 11%-nya adalah endemik kawasan Wallacea. Sejumlah 16 genus hanya dapat dijumpai di subkawasan Sulawesi. Subkawasan Sulawesi terdiri dari pulau utama Sulawesi, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya, termasuk Kepulauan Talaud dan Sangihe di utara, Pulau Madu di Laut Flores di sebelah selatan, termasuk juga Kep. Togian, Kep. Banggai, Kep. Tukangbesi, dan Kep. Sula yang menjembatani kekayaan keragaman burung antara subkawasan Sulawesi dan Maluku. Banyaknya jumlah jenis endemik di subkawasan ini tidak hanya berasal dari pulau utama Sulawesi tapi juga tersebar di banyak pulau-pulau kecil di sekitarnya, seperti Serindit sangihe(Loriculus catamene[9]), Seriwang sangihe (Eutrichomyias rowleyi[10]), Gagak banggai (Corvus unicolor[11]), Punggok Togian (Ninox burhani), Gosong sula (Megapodius bernsteinii), Kepudang-sungu sula (Coracina sula), dan Raja-perling sula (Basilornis galeatus). Sedangkan jenis-jenis endemik pulau Sulawesi meliputi Anis sulawesi (Cataponera turdoides), Sikatan matinan (Cyornis sanfordi), Julang sulawesi (Aceros cassidix) dan Kangkareng sulawesi (Penelopides exarhatus). Banyak jenis yang hanya terdapat di subkawasan ini adalah jenis-jenis terancam punah secara global.

[sunting] Reptil dan Amfibia

Dengan 222 spesies, 99 di antaranya endemik, Wallacea memiliki jenis reptil yang sangat beragam. Di antaranya adalah 118 spesies kadal yang 60 di antaranya adalah endemik; 98 spesies ular, 37 spesies di antaranya adalah endemik; lima spesies kura-kura, dua spesiesnya merupakan endemik; dan satu spesies buaya, buaya Indo-Pasifik (Crocodylus porosus). Tiga genus endemik ular yang hanya dapat ditemukan di wilayah ini: Calamorhabdium, Rabdion, dan Cyclotyphlops. Salah satu reptil yang mungkin paling terkenal di Wallacea adalah komodo (Varanus komodoensis), yang diketahui keberadaannya hanya di Pulau Komodo, Padar, Rinca, dan tepi barat Flores.
Sebanyak 58 spesies amfibia khas dapat ditemukan di Wallacea. Sebanyak 32 spesies di antaranya adalah endemik. Ini menggambarkan kombinasi elemen katak daerah Indo-Melayu dan Australasia yang mempesona.

[sunting] Ikan

Ada sekitar 310 spesies ikan tercatat dari sungai-sungai dan danau-danau Wallacea. Sebanyak 75 spesies di antaranya adalah endemik. Walaupun masih sedikit yang dapat diketahui mengenai ikan ikan dari Kepulauan Maluku dan Kepulauan Sunda Kecil, 6 spesies diketahui sebagai endemik. Di pulau Sulawesi, ada 69 spesies yang diketahui, 53 di antaranya adalah endemik. Danau Malili di Sulawesi Selatan, dengan kedalamannya yang kompleks dan arusnya yang deras memiliki paling sedikit 15 jenis ikan telmatherinid endemik, dua di antaranya mewakili genus endemik, tiga endemik Oryzia, dua endemik halfbeaks, dan tujuh endemik gobie.

[sunting] Invertebrata

Terdapat sekitar 82 spesies kupu-kupu yang ada di daerah Wallacea, 44 spesies di antaranya adalah endemik. Sejumlah 109 spesies kumbang juga terdapat di sekitar daerah wilayah ini, 79 di antaranya adalah endemik. Satu spesies yang mengagumkan dan mungkin merupakan lebah terbesar di dunia, (Chalicodoma pluto) terdapat di utara Maluku. Serangga yang hewan betinanya bisa tumbuh sampai 4 cm ini, membangun sarang secara komunal pada sarang rayap di pepohonan hutan dataran rendah.
Sekitar 50 moluska endemik, tiga spesies kepiting endemik, dan sejumlah spesies udang endemik juga diketahui berasal dari Wallacea.

[sunting] Konservasi

Walaupun 45% daerah Indonesian masih belum berpenghuni dan ditutupi hutan tropis, pertumbuhan populasi Indonesia yang tinggi dengan industrialisasinya, secara perlahan mempengaruhi keberadaan fauna di Indonesia. Ditambah lagi, perdagangan hewan ilegal semakin menambah parah kondisi fauna Indonesia, termasuk di antaranya badak, orangutan, harimau, dan beberapa spesies amfibia[5]. Hingga 95% hewan yang dijual di pasar diambil langsung dari hutan dan bukannya melalui konservasi; dan lebih dari 20% hewan ini meninggal dalam perjalanan.[12]. Pada tahun 2003, World Conservation Union mencatat 147 spesies mamalia, 114 burung, 91 ikan dan 2 invertebrata termasuk dalam hewan-hewan yang terancam punah[12].

tourism,sanur beach and raja ampat,papua

Pantai Sanur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Suasana di Pantai Sanur
Pantai Sanur adalah sebuah tempat pelancongan pariwisata yang terkenal di pulau Bali. Tempat ini letaknya adalah persis di sebelah timur kota Denpasar, ibukota Bali. Sanur berada di kabupaten Badung.
Berkas:Sun Rise in Sanur.jpg
Sanur saat Matahari Terbit
Pantai Sanur terutama adalah lokasi untuk berselancar (surfing). Terutama ombak pantai Sanur sudah termasyhur di antara para wisatawan mancanegara. Tak jauh lepas Pantai Sanur terdapat juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian.
Pantai Sanur juga dikenal sebagai Sunrise beach (pantai matahari terbit) sebagai lawan dari Pantai Kuta.

timor leste

Dunia
Modal Timor Leste Ingin Masuk ASEAN
Xanana menyodorkan sejumlah keuntungan bagi negara-negara di ASEAN.
Kamis, 9 Desember 2010, 18:39 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Denny Armandhanu
Xanana Gusmao (wikimedia.org)
VIVAnews - Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao, tak sabar membawa negaranya menjadi anggota ASEAN. Ia mengatakan, negara demokrasi termuda ini akan banyak berkontribusi dalam keamanan regional dan stabilitas di kawasan.

Xanana mengatakan, dalam sudut pandang geopolitik dan geostrategis, keanggotaan Timor Leste akan menyumbangkan keamanan dan stabilitas regional.

"Dengan kata lain, selain menyumbangkan keuntungan ekonomi, keanggotaan ini akan membuat Timor Leste menjadi agen promosi perdamaian dan stabilitas regional,” ujarnya saat pidato di Bali Democracy Forum, Kamis, 9 Desember 2010.

Pada pidato tersebut, Xanana sadar bahwa dalam beberapa aspek, negaranya belum sepenuhnya siap menjadi anggota ASEAN. Namun, dia mengatakan bahwa keanggotaan negaranya akan mempunyai arti yang lebih. Tidak hanya untuk Indonesia, namun juga semua anggota di ASEAN.

“Kami berharap dapat turut bergabung dalam semangat yang sama yang membentuk ASEAN dan juga berharap bahwa generasi Timor berikutnya dapat menyumbangkan dunia yang lebih baik dengan kesejahteraan yang merata,” ujarnya.

Menjawab pernyataan Xanana, SBY telah menyatakan dukungannya dan kesediaannya membantu Timor Leste menjadi anggota ASEAN. Dia mengatakan pada kepemimpinannya tahun depan, Indonesia akan menggunakan pengaruhnya untuk mengajak negara-negara anggota ASEAN lainnya menerima Timor Leste sebagai anggota. (umi)
• VIVAnews